LAPORAN
PRAKTIKUM ALAL-ALAT UKUR
PERCOBAAN MENGGUNAKAN
GALVANOMETER
NAMA : GUNAWAN WIBISONO
NIM : A1C318056
KELAS : FISIKA REGULER B
LABORATORIUM PENDIDIKAN
FISIKA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
ALAM
FAKULTAS KEGURUAN
DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JAMBI
2019
I.
Tujuan
Setelah
melakukan kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat:
1. Mampu
membuat rangkaian arus DC dalam orde µA.
2. Mampu
melakukan pegukuran arus DC dalam orde
µA dengan galvanometer
3. Mampu
memelihara galvanometer
4. Mampu
menentukan tahanan dalam galvanometer.
II.
Landasan teori
Menurut Halliday (2010 : 183),
bahwa kita mengatakan bahwa arus listrik (electric current) dapat dihasilkan;
jika sebuah muatan netto q lewat melalui persamaan penampang penghantar selama waktu t,
jika arus (yang dianggap constant) adalah :
I = qH
|
Satuan-satuan SI yang sesuai adalah ampere (disingkat A) untuk I,
coloum buntuk muatan q dan sekon untuk t.
Kuat arus listrik merupakan salah satu besaran pokok penting dalam fisika. Dalam dunia elektronika dan industri,
pengukuran kuat arus listrik secara langsung dilakukan dengan menghubungkan ampere meter
secara sesi terhadap kuat arus listrik yang diukur(Adhiem, Rahmawati, dan Kholiq,
2018 : 36).
Pengukuran dan besaran merupakan hal
yang bersifat paling dasar dan penting terhadap besaran fisis yang
harus melalui pengukuran. Pengukuran dilakukan dengan satu alatukur terkecil,
dan setiap alat ukur memiliki sekala ukur terkecil(Uli, Dwlina, danHeryanto, 2016 :
157).
MenurutSuyanto( 2009 : 76
), bahwa resistor atautahananmerupakanbahanpenghambataruslistrik,
dapatdibuatdaribahanpadat, cairanmaupun gas. Bahan resistor yang paling
banyakdipakaiadalahdaribahanpadatmisalnya :logamataulonduktordan semi
konduktor. Karakteristiktahanansuatu resistor
danberbagaimacambahandandigambarkansebagaifungsitegangandimana :
R = V/I
|
Aliransebuahmuatanmelaluisebuahpengantarseringkalidibandingkandenganaliran
air yang mengalirdisebuahipa, yang
terjadikarenaadanyaperbedaantekananantaraujung-ujungpipatersebut, yang
barangkalidihasilkanolehsebuahpompa. Perbedaantekananinidapatdibandingkandenganperbandinganbedapotensial
yang dihasilkanolehsebuahbateraidiantaraujung-ujungsebuahtahanan( Fitzgerald,
dkk, 1981 : 187 ).
Experimental psycolhogists
frequency require a means forming of a high intensity light stimulus whose
duration can be perciscely varied from a few millisec, up to several sec.
unfortunately light sources which can themselves be a switched rapidly on and
off, are either low intensity. Cold catodhe fluorescent tubes with fast delay
phosporsn or low total light output ( glow modulator tubes ) or else they
produces hashes which last only a fewmicrosec ( Morton and welson, 2016 : 278
).
III.
Alat-alat
a. Galvanometer
(basicmeter) dengan batas ukur 100µA
b. Tahanan
(15kΩ dan 30kΩ) 2
buah
c. Kabel
penghubung 10
buah
d. Baterai
1,5 volt 1
buah
e. Tempat
baterai 1
buah
f. Bola
lampu senter 1
buah
IV.
Prosedur
kerja
a. Buatlah
rangkaian seperti gambar dibawah ini
![]() |
15kΩ IG
E S
1.5V
b. Hitunglah
besar arus yang melalui galvanometer menurut teori
c. Selanjutnya
hubungkan saklar S, kemudian amati besarnya arus yang mengalir pada
galvanometer (IG)
d. Hitunglah
harga RG
e. Untuk
rangkaian yang sama, lakukan pengukuran berulang sebanyak 5x, catat data yag
diperoleh pada kolom data
f. Buatlah
rangkaian seperti pada gambar dibawah ini
![]() |
|||
![]() |
|||
15kΩ lampu
IG
E S
1,5V
g. Hubungkan
saklar s, selanjutnya amati besar arus yang mengalir pada galvanometer dan
amati bola lampu nyala/tidak nyala
h. Buatlah
rangkaian seperti gambar
![]() |
30kΩ IG
E S
1,5V
i.
Carilah besar arus
menurut teori yang melalui Galvanometer (IG)
j.
Selanjutnya hubungkan
saklar S dan amati besar arus yang mengalir pada galvanometer (IG)
k. Untuk
rangkaian yang sama, lakukan pengukuran berulang sebanyak 5 kali. Catat data
yang diperoleh pada kolom data.
l.
Buatlah rangkaian
seperti gambar di bawah ini
![]() |
|||
![]() |
|||
15kΩ lampu
IG
E S
1,5V
m. Hubungkan
saklar S dan amati besar arus yang mengalir pada galvanometer serta amati bola
lampu nyala/ tidak nyala
V.
Analisis Data
A. MencariHambatan
Resistor
R = V/I
|
B. MencariArusPada
Galvanometer
IG =
skala yang ditunjuk/skala yang tertinggi x batasukur
|
C. MenghitungHambatanPada
Galvanometer
RG
= E-R(IG)/IG
|
VI.
Data
percobaan
Untuk
R= 33KΩ
No
|
IT
|
IG
|
RG=
|
KETERANGAN
|
1
|
45 x 10-6 A
|
43 x 10-6 A
|
1883 Ω
|
TPL
|
2
|
45 x 10-6 A
|
43 x 10-6 A
|
1883 Ω
|
TPL
|
3
|
45 x 10-6 A
|
43 x 10-6 A
|
1883 Ω
|
TPL
|
4
|
45 x 10-6 A
|
43 x 10-6 A
|
1883 Ω
|
LTM
|
5
|
45 x 10-6 A
|
43 x 10-6 A
|
1883 Ω
|
LTM
|
Untuk
R= 47KΩ
No
|
IT
|
IG
|
RG=
|
KETERANGAN
|
1
|
31 x 10-6 A
|
30 x 10-6 A
|
3000 Ω
|
TPL
|
2
|
31 x 10-6 A
|
30 x 10-6 A
|
3000 Ω
|
TPL
|
3
|
31 x 10-6 A
|
30 x 10-6 A
|
3000 Ω
|
TPL
|
4
|
31 x 10-6 A
|
30 x 10-6 A
|
3000 Ω
|
LTM
|
5
|
31 x 10-6 A
|
30 x 10-6 A
|
3000 Ω
|
LTM
|
VII.
Pembahasan
Pada
praktikum yang kami lakuka kali ini mengenai Galvanometer. Pada praktikum ini
kami diharapkan untuk mampu membuat rangkaian arus DC didalam orde . Lalu kami
juga diharapkan mampu untuk melakukan
praktikum ini dengan alat Galvanometer. Lalu kami juga harus bisa menentukan
tahanan dalam Galvanometer ini. Selanjutnya kami juga harus mampu memelihara
Galvanometer ini.
Sebelum
melakukan praktikum ini, adapun yang harus kami lakukan ialah menyiapkan
seluruh alat dan bahan yang akan digunakan, agar pada saat melakukan proses
praktikum tidak kebingungan. Selanjutnya juga harus bisa mengerti apa ini
Galvanometer dan bagaimana penggunaannya terlebih dahulu juga sebelum melakukan
praktikum ini supaya tidak salah dalam melakukan praktikum dan juga hasil yang
didapatkan agar tidak mengalami kesalahan.
Galvanometer
ini adalah alat pengukuran kuat arus yang sangat lemah atau bahkan bisa juga
disebut sebagai alat yang digunakan untuk mendeteksi sebuah kuat arus. Didalam
galvanometer ini terdapat alat-alatnya yang diantaranya jarum penunjuk, papan
skala, magnet batang, inti besi dan kumparan serta pegas.
Papan
skala sendiri digunakan untuk membaca hasil dari pengukurannya. Lalu jarum
penunjuk ini digunakan untuk menunjukkan skala dimana kuat arus yang terdapat
didalam kumparan tersebut. Kemudian pegas ini digunakan untuk menggerakkan
jarum kompas. Sedangkan magnet batang ini digunakan untuk mengalirkan arus
listrik.
Dapat
diketahui bahwa Galvanometer ini adalah alat yang sangat sensitif dan bahkan
mampu digunakan untuk mengukur arus listrik yang besar. Namun, perlu diketahui
apabila terjadi kesalahan pada pemasangan kabelnya, hal ini bisa terjadi
penyimpangan yang sangat fatal yang mampu mengakibatkan alat yang digunakan ini
menjadi rusak. Semua baterai yang digunakan ini adalah menmiliki tegangan yang
sama hanya saja yang mampu membedakannya hanya kuat arus.
Selanjutnya
prinsip kerja sebuah alat Galvanometer ini berdasarkan gaya Lourentz. Dimana
gaya ini mengatakan “arus mengalir melalui kumparan dan pegas spiral akan
menggerakkan jarum penunjuk ketika pada saat arus itu mengalir”.Sebuah alat
Galvanometer ini tidak mampu digunakan untuk mengukur kuat arus ataupun untuk
mengukur suatu beda potensial listrik yang hasilnya relatif besar. Karena pada
komponen-komponen internalnya yang tidak mendukung.
Berdasarkan
praktikum yang telah dilakukan, didapatkan hasil dimana kami melakukannya dua
kali. Dimana yang pertama itu kami menggunakan R nya 33kΩ sedangkan untuk yang
kedua kami menggunakan R nya 47k Ω.
Kemudian berdasarkan praktikum ini, kami mendapatkan hasil dari kedua praktikum
inibahwalampu LED yang digunakantidakmenyala,
halinidikarenakandayapadabaterai yang
digunakantidakcukupkuatuntukmenyalakanlampu LED.
VIII.
Kesimpulan
Berdasarkan praktikum yang telah
dilakukan ini mengenai Galvanometer, dapatkan dapatdisimpulkanbahwa :
1.
Kami
dapatmembuatrangkaianarus DC denganmenggunakantambahan resistor 33kΩdan 47kΩ,
LED, danbateraibertegangan 1,5 V.
2.
Kami
dapatmelakuakanpengukuranarus DC menggunkan Galvanometer.
IX.
PertanyaandanTugas
1.
Mengapa bola lampu
senter tidak hidup padahal jarym galvanometer bergerak?
2. Dapatkah
galvanometer mengukur tegangan?
3. Jika
galvanometer mengukur arus 100 µA dan hambatan dalamnya RG= 150Ω.
Tentukan kemampuan maksimum galvanometer ini untuk mengukur tegangan!
jawaban
1.
karenakuatarus
yang mengalirsangatkecilsehinggalampusentertidakhidup
2.
tidak,
karena Galvanometer merupakanalatukurlistrik yang
biasanyauntukmengukurkuararusdanbedapotensial.
3. Jika Galvanometer mengukurarus 100 danhambatandalamnya. Tentukan
4. Galvanometer
adalahalatukurlistrikkomponenputaruntukmengukurkuatarusdalamorde.
DAFTAR PUSTAKA
Adhiem, Abdul, Rahmawati,
Endah, Kolik, A. 2018. RancanganBangunAmpermeter
Digital
BerbasisMetodeInduksiElektromagnetik.JURNAL IMFI
Vol. 7
No. 2
Fitzgerald, A. E, Higginbotham, David E, Grabel, Alvin, Silaban, Pantur.
!981.
Dasara-DasarElektromagnetik.Jakarta :Erlangga
Halliday, David, Resnick,
Robert. 2016.Fisika. Jakarta
:Erlangga
Morton, H.B, Wilson, M.E.
2016.Galvanometer Us a Shuttle.JOURNAL
OF
EXPERIMENTAL PSYCOLOGY ISSN 0033-555X
Suyamto. 2009. FisikaBahanListrik. Yogyakarta :
PUSTAKA PENERBIT
Uli, R, Delina, M, Heryanto,
B. 2016. Pengukuran Dan Analisa Data
Kalibrasi
Galvanometer
Dengan Multi Product Kalibrator.E-JOURNAL SNF Vol. 5








0 Komentar