1. MENGUKUR JARAK DAN DIAMETER
Untuk memperoleh jarak bumi ke planet diperlukan alat yang disebut
spektometer. Alat itu untuk menghitung lama perjalanan cahaya. Misalnya melalui spektometer diketahui lamanya cahaya dari bulan sampai
ke bumi adalah 1,3 detik. Jika kecepatan cahaya 299.774km/dtk maka jarak
bulan - bumi adalah 1,3 X 299.774 yaitu 389.706 km
Sedang untuk mengetahui diameter bulan, dipakai satuan nilai sudut.
Yaitu nilai yang menggambarkan berapa besar sudut yang dipakai orang
untuk memandang seluruh bulatan benda. misalnya nilai sudut bulan adalah 1.98 derajat, maka diameternya adalah 389.706 : (57 X 1,98) yaitu 3.453km (sudah dubulatkan).
2. MENGUKUR MASSA
Bumi memiliki massa bukan memiliki
berat. Massa adalah ukuran seberapa banyak proton dan neutron yang
dimiliki sebuah benda. Berat adalah gaya yang bekerja pada benda yang
memiliki massa ketika benda itu ada dipermukaan sebuah benda yang lebih
besar.
Perhitungan
untuk mengkur massa bumi menggunakan konsep hukum newton tentang
gravitasi yang menyatakan bahwa “ gaya tarik antar dua benda sebanding
dengan massa masing masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat
jarak kedua benda.
Dengan G adalah Konstanta Gravitasi umum ( 6,673 x 10-11N.m2/kg2), nilai tersebut didapatkan dari percobaan Cavendish yang dilakukan oleh Sir Henry Cavendish tahun 1798.
Gravitasi
Bumi merupakan sifat bumi dimana benda benda ditarik ke arah pusat
bumi. Gaya tarik bumi terhadap benda-benda ini dinamakan dengan gaya
gravitasi Bumi. Besarnya
Percepatan akibat gravitasi bumi pada pada benda bermassa m yang berada
pada jarak r dari pusat bumi dapat kita hitung dengan cara sebagai
berikut.
Dengan
M : Massa Bumi
m : massa benda
r : jarak benda dari pusat bumi
G : Konstanta Gravitasi umum ( 6,673 x 10-11N.m2/kg2).
Percepatan a sering dinamakan percepatan akibat gravitasi bumi; sering diberi symbol g.
Nah, untuk mempermudah perhitungan percobaan massa bumi, benda terletak dipermukaan bumi, maka,
R adalah jari-jari bumi, maka didapatkan
g0 adalah percepatan gravitasi bumi di permukaan bumi.
3. MENGUKUR SUHU
Untuk mengukur suhu dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut :
a. Menganalisis spektrum cahaya yang dipancarkan oleh Matahari.
Setiap
benda panas memancarkan cahaya yang tergantung suhunya. Benda yang memancarkan
cahaya merah lebih dingin dibanding dengan benda yang memancarkan cahaya
kuning. Dari warna-warna yang dipancarkan oleh matahari ini kita dapat
memperkirakan suhu di permukaan Matahari.
b. Menganalisis atom-atom yang ada di permukaan matahari memakai
spektrograf.
Dari analisis ini dapat terkuak data-data perubahan energi
atom-atom yang dapat menunjukan berapa suhu di permukaan Matahari.
c. Mengukur radiasi panas Matahari di Bumi.
Besarnya radiasi di
Bumi ditambah dengan data jarak Matahari - Bumi, dapat memberi petunjuk pada
kita berapa suhu di permukaan Matahari.
Lalu, bagaimana cara mengetahui temperatur di bagian dalam Matahari?
Ternyata,
dengan mengetahui suhu di permukaan Matahari, kita dapat mengukur besarnya
tekanan di bagian dalam Matahari. Dari tekanan inilah suhu di dalam Matahari
bisa diperkirakan.



0 Komentar